Author Archives: aliwasi

Berbagi Pengalaman (6)

Standar

Melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Sandi Negara ibarat mengarungi sekolah kehidupan. Tak hanya mendapatkan ilmu akademik, namun sekolah ini melatih mahasiswa untuk mengasah kemampuan diri baik di bidang olahraga, keagamaan, organisasi, serta attitude sehingga lulusan Sekolah Tinggi Sandi Negara merupakan sosok-sosok pilihan yang siap bergabung dalam kehidupan bermasyarakat. Perjalanan berawal dari mengikuti Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Sandi Negara (SPMB STSN) dan berakhir menjadi seorang wisudawan Sekolah Tinggi Sandi Negara.

SPMB STSN merupakan titik awal ujian untuk seluruh peserta lulusan SMA jurusan IPA yang berkeinginan melanjutkan pendidikan di STSN. Seleksi berawal dari pendaftaran online pada website STSN dengan tenggang waktu satu bulan untuk mengisi formulir pendaftaran, serta calon mahasiswa wajib memenuhi syarat-syarat pendaftaran yang telah ditentukan. Setelah batas waktu pendaftaran onine berakhir, calon mahasiswa diminta untuk melakukan pendaftaran ulang serta seleksi administrasi dengan melakukan verifikasi formulir secara langsung di Sekolah Tinggi Sandi Negara.

Seleksi tahap awal dimulai, para peserta SPMB STSN mengikuti tes akademik dengan materi Tes Potensi Akademik (TPA), Matematika, dan Bahasa Inggris. Waktu yang diberikan untuk mengerjakan soal selama 180 menit. Pada tahap ini merupakan proses seleksi dengan jumlah peserta gugur terbanyak, karena dari ribuan peserta hanya 300 hingga 400 peserta yang lolos ke tahap tes Psikologi. Pada tes Psikologi, peserta SPMB STSN mengikuti rangkaian kegiatan tes yang bertujuan untuk mengukur kompetensi berdasarkan kepribadian dan intelejensi. Sehingga peserta yang lulus dari tes Psikologi merupakan para calon mahasiswa yang memenuhi profil sebagai seorang insan sandi. Selanjutnya adalah tes kesehatan dan kebugaran yang berlangsung dua hari, dengan tim pemeriksa kesehatan dari dokter serta perawat, dan tes kebugaran dengan didampingi oleh tim satuan pengasuhan mahasiswa. Hari pertama yaitu tes kesehatan, peserta SPMB STSN melalui pemeriksaan dari tes mata, gigi, urin, tinggi badan, berat badan, paru-paru, tensi darah, dan beberapa pemeriksaan penyakit dalam lainnya. Sedangkan tes kebugaran yang berlangsung pada hari kedua, peserta mengikuti rangkaian tes, yaitu lari selama dua belas menit, pull up, push up, shit up, dan shuttle run. Dari tes kesehatan dan kebugaran hanya ada 100 hingga 150 peserta yang lolos ke tahap selanjutnya, yaitu tahap Wawancara. Pada tahap Wawancara, peserta SPMB STSN mengikuti tes tertulis Mental Ideologi (MI) dan rangkaian wawancara yang terdiri dari wawancara tentang pengetahuan kewarganegaraan, wawancara akademik, dan wawancara psikologi. Peserta yang lolos dari tahap Wawancara akan mengikuti tes terakhir, yaitu tahap Pantukhir. Tes terakhir ini merupakan keputusan akhir yang menentukan calon peserta pantas atau tidak untuk menjadi mahasiswa STSN, dengan diwawancarai langsung oleh pejabat struktural Lembaga Sandi Negara dan Sekolah Tinggi Sandi Negara.

Dari rangkaian tahapan SPMB STSN yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, menghasilkan angkatan baru yang siap untuk menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Sandi Negara selama empat tahun.

Selamat datang di kehidupan Sekolah Tinggi Sandi Negara.

Menjalani kehidupan di STSN selama empat tahun, tidak hanya belajar akademik di gedung perkuliahan namun termasuk gedung asrama, perpustakaan, ruang makan, tempat ibadah, fasilitas olahraga merupakan prasarana yang disediakan untuk meningkatkan kompetensi dan kepribadian bagi setiap mahasiswa. Sehingga saat masa orientasi kampus atau yang lebih dikenal dengan Program Pembentukan Mahasiswa Baru (PPMB), mahasiswa sudah ditanamkan lima prinsip angkatan agar dapat melalui kehidupan bersama di lingkungan STSN. Lima prinsip angkatan tersebut, yaitu saling tolong menolong, saling bekerjasama, saling mengingatkan, kami bersaudara, serta masuk dan lulus bersama.

Dalam hal akademik, beban studi yang ditempuh selama empat tahun oleh mahasiswa STSN adalah 146 Satuan Kredit Semester (SKS). Pada semester kedua, mahasiswa berhak memilih antara dua program studi yaitu Program Studi Teknik Persandian dan Program Studi Manajemen Persandian. Sedangkan pada semester ketiga, mahasiswa pada Program Studi Teknik Persandian berhak memilih antara dua bidang minat yaitu Teknik Kripto dan Teknik Rancang Bangun Peralatan Sandi.

Terdapat empat angkatan dengan masing-masing tingkatan serta evolet yang berbeda. Tingkat satu merupakan mahasiswa baru yang memiliki evolet berwarna hijau, tingkat dua memiliki evolet berwarna kuning, tingkat tiga memiliki evolet berwarna merah, dan tingkat empat yang merupakan mahasiswa senior memiliki evolet berwarna biru. Masing-masing tingkatan memiliki beban akademik yang berbeda, bermula dari tingkat satu yang berkutat dengan materi nilai-nilai dasar, seiring dengan naik tingkat maka materi yang dipelajari semakin merucut ke arah ilmu persandian, khususnya untuk tingkat empat yang memiliki kewajiban untuk menuntaskan Tugas Akhir dengan tema sesuai dengan program studi yang ditempuh.

Dengan syarat menuntaskan 146 SKS beban studi dan menjadi mahasiswa yang taat peraturan tanpa terlibat pelanggaran berat terhadap Peraturan Kehidupan Mahasiswa (Perdupma), maka mahasiswa tersebut berhak dinyatakan lulus dalam menjalankan pendidikan di Sekolah Tinggi Sandi Negara. Perjalanan sebagai seorang mahasiswa berakhir dengan prosesi wisuda bagi mahasiswa yang berhasil lulus pendidikan di STSN. Pengucapan janji wisudawan diikrarkan sebagai pegangan yang harus dijalankan, sehingga dapat senantiasa menjunjung tinggi kehormatan almamater Sekolah Tinggi Sandi Negara sebagai insan persandian Indonesia untuk mengabdi kepada nusa dan bangsa.IMG_20150126_114007_1422247288700

Iklan

SPMB STSN 2015/2016

Standar

Ada kabar gembira untuk bagi para pembaca Berbagai Pengalaman (3) …. 😀

Khususnya bagi adik-adik SMA jurusan IPA, STSN akan mengadakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru tahun ajaran 2015/2016. Pendaftaran Online akan dibuka pada tanggal 24 Maret sampai 7 April 2015.

Nah… berikut saya kutip langsung dari website nya mengenai STSN.

  1. Apa itu STSN? Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) adalah Perguruan Tinggi Kedinasan yang diselenggarakan oleh Lembaga Sandi Negara berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2003 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Sandi Negara. Mahasiswa STSN merupakan Mahasiswa Ikatan Dinas (dari umum) dan Mahasiswa Tugas Belajar.
  2. Bagaimana sistem pendidikannya? STSN menerapkan pendidikan dengan sistem paket yang dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS). Beban studi yang harus diselesaikan adalah 146 SKS dan ditempuh selama 4 (empat) tahun. STSN mempunyai 2 (dua) Program Studi yaitu Program Studi Teknik Persandian dan Program Studi Manajemen Persandian. Program Studi Teknik Persandian memiliki 2 (dua) bidang minat yaitu Teknik Kripto dan Teknik Rancang Bangun Peralatan Sandi.
  3. Ada syarat?  
    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Siswa kelas XII atau lulusan SMA jurusan IPA atau Madrasah Aliyah jurusan IPA
    • Nilai Matematika dan Bahasa Inggris (teori) masing-masing minimal 8 (delapan) pada semester IV dan V
    • Usia minimal 17 (tujuh belas) tahun dan tidak melebihi dari 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Oktober 2015
    • Sehat jasmani dan rohani, tidak cacat fisik dan mental, tidak buta warna, tidak bertato, Bebas HIV/AID dan bebas narkoba dibuktikan dengan Surat keterangan Dokter RS Pemerintah
    • Sehat jasmani dan rohani, tidak cacat fisik dan mental, tidak buta warna, tidak bertato, Bebas HIV/AID dan bebas narkoba dibuktikan dengan Surat keterangan Dokter RS Pemerintah
    • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di STSN
    • Tidak sedang menjalani Ikatan Dinas dengan instansi lain
    • Bersedia mematuhi peraturan STSN
    • Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID)
  4. Bagaimana tahapan penerimaan?
    • Pendaftaran online, silahkan klik ini
    • Pengiriman berkas
    • Seleksi Tahap I – Seleksi Administrasi
    • Daftar Ulang
    • Seleksi Tahap II – Tes Akademik
    • Seleksi Tahap III – Tes Kompetensi Dasar
    • Seleksi Tahap IV – Tes Psikologi
    • Seleksi Tahap V – Tes Kesehatan dan Kebugaran
    • Seleksi Tahap VI – Tes Wawancara
    • Seleksi Tahap VII – Pantukhir

Perlu diketahui bahwa selama SPMB STSN tidak dipungut biaya dan menggunakan sistem gugur pada setiap tahapan. 😀 Dan untuk info lebih lanjut, silahkan hubungi

email = spmb@stsn-nci.ac.id

twitter = @spmb_stsn

facebook = Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru STSN

 

Berbagi Pengalaman (5)

Standar

Selamat Pagi, Siang, Malam para pembaca blog My Name Is Arif.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi pengalaman yang ke 5 di blog ini. Kali ini saya akan ajak pengunjung blog ke kehidupan asrama.

Asrama? Ada apa? Postingan ini mungkin ada kaitannya dengan pertanyaan teman-teman pada Berbagi Pengalaman 3 tentang kehidupan di asrama. Dimulai dari kehidupan di barak (saat menjadi paling junior), hingga beranjak ke kamar (udah senior, :D).

CIMG5441 Menjalani kehidupan berasrama dalam satu barak bersama 27 orang putra, tentunya ‘nano-nano’. Kenapa? Yak, karena mau tidak mau kalian harus bergabung dengan mereka, dari interaksi sosial, saling memahami, saling berbagi, saling membantu, dsb. Masing-masing orangpun memiliki keanekaragaman karakter, ada yang usil, rame, baik, pendiam, bawel, dll. 😀 Jadi satu sarat utama biar betah di barak asrama adalah SALING MEMAHAMI.

Sebenarnya dari awal ospek, kami sudah dibimbing oleh senior untuk menjalani kehidupan di asrama dan tentunya kehidupan kampus. Terdapat lima prinsip yang harus kami pelajari dan pahami, yaitu saling tolong menolong, saling bekerjasama, saling mengingatkan, kami bersaudara, serta masuk dan lulus bersama. Dari lima prinsip itu, dengan sendirinya membuat kami terbiasa dengan kehidupan bersama.

Misal ke contoh saling tolong menolong…. 😀

Tentunya masing-masing telah memahami kondisi yang dimiliki oleh temannya. Nah misalkan nih, saya lagi kehabisan ongkos untuk pulang, dan ada teman saya yang mempunyai rejeki berlebih. Bisa tuh untuk sementara pinjam dulu, tapi jangan lupa diganti. Pasti bakal dipinjemin deh… (tega amat kalo ga dipinjemin, :D). Atau kasus lain, misal kalian sedang kesulitan dalam belajar, kalian bisa langsung tanya tuh sama yang jago di bidangnya. Dari 27 orang yang berada di barak, tentunya ada orang yang diberi kemampuan berlebih dalam memahami pelajaran. Dengan saling tolong menolong, yakin dah! Tiap semester yang kalian jalani di kampus ini akan aman. (Ga ada yang DROP OUT)

Belajar Bareng

Kehidupan berasrama juga melatih kita untuk saling bekerjasama…

Untuk membersihkan barak dan asrama yang cukup luas, tentunya harus ada pembagian tugas untuk membersihkan tiap ruangan. Ada yang bagian barak, kamar mandi, lorong, ruang belajar, teras, bahkan hingga menyiram bunga. Haha. 😀 Dan dalam waktu yang tak lebih dari 15 menit, barak dan asrama dalam keadaan cling. Gambar di bawah ini foto ruang belajar ketika berantakan…. 😀

ruang belajar

Tentunya kita sudah tau kapan hari ulang tahun teman-teman seangkatan. Biasanya kita suka kasih kejutan baik berupa kue ulang tahun, didoakan, diselamatin, bahkan dikerjain. 😀 Nah untuk foto yang dibawah ini adalah ketika si baju warna hijau ulang tahun. Walau gak semua saat itu yang bangun, sebagian dari kami membangunkan si baju hijau tepat tengah malam dengan kue dan lilin yang menyala. Diluar ulang tahunnya, bahkan ada yang lebih sadis, yaitu dibanjur, dijeburin, dikasih kucing, atau dengan ‘penyiksaan’ lain yang masih dalam batas kewajaran untuk mewarnai hari ulangtahunnya.

Dari situlah menjadikan kami memiliki rasa kebersamaan, kekompakan, dan saling bla bla bla antar satu angkatan.CIMG1179Kehidupan di asrama itu melatih kita untuk saling berbagi. Gak mau kan kalo kalian kenyang sendiri tetapi tetangga kalian lapar? Nah… Biasanya dari teman-teman di asrama, selalu memberi makanan yang dimiliki baik itu secara ditawarkan maupun secara diminta. Hhe.. Pernah suatu kejadian, waktu bawa moci yang lumayan banyak dari Sukabumi, gak lebih dari lima menit langsung habis dilalap manusia-manusia lapar. Begitulah huru-hara ketika disajikan makanan… (ada videonya si.. tapi saat ini berupa gambar dulu, :D)

IMG-20141213-WA0001

Beranjak ke kehidupan di kamar, ga ada bedanya sama kehidupan di barak. Ya perbedaannya, kamar itu dihuni 2 orang sedangkan barak 28 orang. Biasanya kalo bosan di kamar, kadang ada juga teman-teman yang main ke kamar lain, dari sekedar berkunjung, belajar, ngobrol, minta asupan makanan, bahkan nginep di kamar lain. Kalo nginep itu biasanya saat malam minggu, karena berhubung teman sekamar pulang ke rumah jadi bisa mampir tuh nginep ke teman yang sendirian..

CIMG5964

Ya, mungkin sekian yang bisa saya ceritakan mengenai asrama. Hampir 4 tahun telah berkecimpung di dunia asrama menjadikan banyak pembelajaran yang didapat dari teman-teman seangkatan, senior, maupun junior. Pesan bagi mahasiswa yang mau berasrama atau mau nge-kost.. Ya harus siap-siap menerima apa adanya perilaku baik maupun yang kurangberkenan di hati kalian. Pesan nih, ambil saja positifnya… Untuk negatifnya, kalo bisa ditegur ya syukur tapi kalo susah ya sudahlah.. 😀

Sekian, semoga menginspirasi… Sampai jumpa di Berbagi Pengalaman berikutnya..

Video Pementasan Teater Kota Tegal : Sholawat Berjanji

Standar

Video teater ini merupakan pementasan yang diadakan untuk memperingati HUT Kota Tegal. Naskah yang berjudul Sholawat Berjanji, karya WS. Rendra dibawakan dengan sangat apik oleh para seniman kota Tegal, para pelajar, dan Ken Zuraida sebagai bintang tamu sekaligus istri almarhum WS Rendra.

Berikut videonya, selamat menyaksikan…. 😀

Part 1

Part 2